katanya ada kabel jaringan yang disambungkan langsung dengan aliran listrik??
trus bagaimana cara kerjanya??
catatan
fight for life
Selasa, 24 Januari 2012
Kamis, 20 Oktober 2011
perisan tgl 15 oct 2011
RESUME PERISAN TGL 15-OCT-2011
Pertama acara di mulai dengan kegiatan absensi ke semua maba,,
Setelah itu dilanjutkan upacara,,
Dengan menyayikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Stikom,,
Selanjutnya semuanya dipersilahkan menuju ruang serbaguna,,
Dan berikut materi yang di berikan pada PERISAN tanggal 15 Oktober 2011,,
Judul materi hari ini adalah ” Nilai diri” Yang di sampaikan oleh Ibu Candra Arini,, Awal materi di buka dengan,,
Kisah dari ”Pesan Sang Ayah”
Pesan dari sang ayah yang di sampaikan ayahnya seperti berikut ini,,
1. ” jangan menagih hutang kepada orang yang berhutang kepadamu ”
2. ” jika pergi dari rumah ke toko jangan sampai mukamu terkena sinar matahari”
Pesan yang diberikan kepada kedua anaknya, dilakukan berbeda oleh kedua ananya tersebut,,anak kedua mengartikan secara kontekstual dan anak pertama mengartikan makna dari pesan yang di berikan.
Yang terjadi adalah?
v Anak pertama menjadi semakin kaya
v Anak kedua menjadi semakin miskin
Mengapa hal itu terjadi??
Ø Anak pertama mengartikan pesan pertama dengan menyimpulkan dia ketika menjalankan usaha jangan memberi hutang agar dia tidak perlu untuk menagih hutang,dan pesan kedua diartikan dengan dia harus berangkat ke toko sebelum matahari terbit dan pulang sesudah matahari tenggelam. Karena hal itu usahanya semakin maju dan dia menjadi semakin kaya.
Ø Anak kedua mengartikan pesan pertma dengan menyimpulkan dia ketika memberi hutang kepada orang,, dia tidak boleh menagihnya yang artinya merelakan uang yang sudah dihutangkan,,dan akhirnya uangnya habis dan tidak ada perputaran modal dalam usahanya,, dan pesan kedua diartikan dengan harus berangkat ke toko menggunakan fasilitas yang dapat membantu agar dia tidak terkena terik matahari,,misanya menggunakan payung atau mobil saat berangkat ke toko.
So, karena perbedaan pemahaman itulah keadaan kedua anak tersebut berbeda, walaupun menerima pesan yang sama dari sang ayah.
Selain itu kita dapat pesan sari Ibu Candra Arini,,
”Jangan menerima pesan selalu secara tekstual, perhatikan makna dari pesan yang diberikan”
Materi selanjutnya adalah
Kerja cerdas – smart work
(Prof. Dr. Roy Sembel / Sandra Sembel)
o Kerja cerdas adalah kerja dengan usaha sama tetapi memberikan hasil yang lebih besar (dua kali lebih besar atau bahkan lebih dari itu)
o Yang penting untuk diterapkan adalah kerja untuk manfaat maksimum
Beberapa prinsip kerja cerdas,,
- Orientasi Hasil
Perencanaan yang tepat waktu, tepat guna, dan tepat sumber daya . (5M)
Apa itu 5M??
Men = orang (manusia)
Metode = metode/ cara
Machine = perlengkapan
Material = bahan
Money = uang / dana
- Disiplin
Pelaksanaan memperhatikan apa yang sudah direncanakan.
- Dukungan
Rekan kerja, kerabat dalam hal informasi, tenaga , dana.
- Meminimalkan kesia-siaan ( Taiichi Oh No)
Memangkas hal – hal yang tak bermanfaat yang menghabisan waktu, tenaga , sumber daya.
Inti kerja cerdas (Margeret Steen)
o pembagian atau manajement waktu
o melakukan pekerjaan dengan lebih efektif dan efisien
o melakukan terobosan – terobosan
Kembali ke materi,,
Nilai Diri - Self Value
Apakah nilai diri anda lebih tinggi dari uang seribu rupoah??
(Dadang Kadarusman)
Nilai diri > Rp 1.000,- ?
*Ingat
Nilai selembar uang sangat ditentukan oleh jumlah angka ” nol ” yang dimilikinya.
*Renungkan
Jika nilai uang yang ditentukan oleh jumlah angka ” nol” yang dimilikinya, maka apa yang menentukan nilai diri kita sebagai manusia
o uang seribu mewakili kualitas standar kita
o setiap satu angka ” nol ” mewakili satu kualitas seorang individu
v angka ” nol ” pertama
knowledge
o angka ” nol ” kedua
skill
o angka ” nol ” ketiga
attitude
Ada 2 hal yang harus diperhatikan oleh kita semua.
- bagaimana mempertahankan angka ” nol ” agar tidak berkurang?
- begaimana menambah angka ” nol ”?
v penambahan angka ” nol” pada uang setara dengan penambahan atribut positif pada diri kita
v siapapun akan tertarik dengan atribut – atribut positif dalam diri kita
v nilai kita ditentukan oleh kualitas diri kita
v kualitas diri kita ditentukan oleh atribut – atribut positif yang dimiliki
10 kualitas pribadi yang disukai
(kartu pintar – visi vietory bandung)
- ketulusan
tidak mencari – cari alasan
tidak memutar balikan fakta
- rendah hati
semakin berisi semakin merunduk
bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain
- kesetiaan
selalu bisa dipercaya dan diandalkan
selalu menepati janji
- berfikir positif
lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain
lebih suka bicara tentang harapan daripada keputusasaan
dll.......
- kaceriaan
selalu berusaha meraih kegembiraan
bisa menertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri
punya potensi untuk menghibur dan meyemangati orang lain
- bertanggung jawab
ketika gagal, tidak mencari kambing hitam
kalau kecewa dan sakit hati, tidak meyalahkan siapapun
- percaya diri
menghargai dirinya
mudah meyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi baru
- kebesaran jiwa
mampu memaafkan orang lain
tidak membiarkan dirinya dikuasai rasa benci....
dll...
- Easy Going
tidak mau khawatir dengan masa depan
tidak mau pusing dan tres dengan masalah - masalah diluar kontrolnya
- empati
tidak suka memaksa pendapat dan kehendaknya
selalu beruasaha memahami dan mengerti orang lain
Trim’s........
Setelah acara selesai,, ada pengumuman dari ka’ Adi,Panitia kegiatan bazar dan Ka Hafidz,,,
LINK : STIKOM
Kamis, 13 Oktober 2011
perisan tgl 08-10-2011 tentang GRANAT
GRANAT
GERAKAN NASIONAL ANTI NARKOBA
Apa itu narkoba ?
NARKOTIKA, PSIKOTROPIKA, DAN ZAT ADIKTIF
Narkotika atau Narkosis adalah zat atau obat yang terbuat dari tanaman atau bukan tanaman, sintesis/semi sintesis yang merubah sadar. Contoh : Ganja, Heroin, Cocain, Opium, Morphim.
Psikotropika adalah zat atau obat alamiah maupun sintesis , bukan narkoba yang bersifat/kasiat melalui pengaruh suektif. Contoh : Sabu, ekstasi, amfetamin.
Zat adiktif adalah bahan zat yang bukan narkotika maupun psikotropika yang dapat meimbulkan ketergantungan. Contoh : alkohol, kafein, nikotin, tiner dan bensin.
Efek dari narkoba :
Ganja mengandung zat kimia (delta-9-tetrahydro) cannabis/ THC yang mempengaruhi perasaan dan penglihatan. Contoh : konsentrasi hilang, rasa gelisah, dan panik.
Heroin/putauw dapat menjerat pemakainya dengan cepat secara fisik/mental, bila dikurangi timbul sakit dan kejang-kejang. Usaha berhenti rasa sakit disertai kejang-kejang dan nafsu makan hilang.
Ekstasi/inek mendorong tubuh bekerja di luar batas kemampuan dan kekurangan cairan tubuh. Efek dari ekstasi tersebut yaitu diare, hiperaktif, rasa haus berlebihan dan sakit kepala
Sabu menyebabkan ketergantungan mental dan pemakaian yang lama menyebabkan peradangan pada otot hati. Nama jalanannya yaitu sabu, kristal, ubas dan glass. Efek dari sabu adalah berat badan turun, halusinasi dan sroke.
Contoh zat adiktif
Rokok aktif adalah orang yang menghisap rokok/menghisap hasil pembakaran rokok tersebut.
Rokok pasif adalah orang yang berada di sekitar perokok aktif yang turut menghisap asap rokok.
Akibat dari zat adiktif adalah gangguan sistem pencernaan, sistem saraf pusat dan saluran pencernaan.
Contoh zat adiktif
Alkohol : menekan susunan syaraf pusat dan memperlambat fungsi otak. Akibatnya adalh kebutaan, gangguan pada sistem reproduksi, dan radang lambung.
SEJARAH PENYEBARAN DI INDONESIA
Daerah transit, daerah pemasaran dan ke daerah pemasaran
Cara penyebaran melalui tubuh, tangan, perut, paha. Dalam benda patung, shower, sandal, papan selancar dan paket pos.
Lokasi : diskotik,hotel, warung, kantin, pertokoan
Faktor yang mempengaruhi memakai narkoba terbagi menjadi 2 macam:
Faktor internal : coba-coba, tidak PD, trend/mode, dan senang-senang.
Faktor eksternal : tinggal di daerah peredaran, dorongan kelompok, keluarga kurang harmonis, dan bergaul dengan pemakai.
Ciri-ciri pemakai dari segi perubahan fisik
1. Apatis/masa bodoh
2. Takut air
3. Hidung berair
Bahaya narkoba
· Fisik : teler, sakauw, seks bebas, dan HIV.
· Sosial : keluarga, kriminal, laka lantas.
· Strategis : masa depan generasi muda, rusak moral.
Solusi :
· Berbuat positif, tanamkan nilai-nilai agama, pola khidup sehat, jangan ragu menolak narkoba
Langganan:
Postingan (Atom)